Bagi orangtua baru, percakapan tengah malam dengan suami seakan menjadi waktu sempurna untuk melepas lelah. Percakapan santai ditemani dua piring nasi goreng pedas ini biasanya berisi rencana-rencana, impian yang ingin diwujudkan, pembukuan keuangan keluarga hingga diskusi besok pagi mau makan apa. Terkadang juga menjadi momen minta maaf ketika paginya membuat pasangan sebal.

Percakapan tengah malam saya dan suami mungkin terdengar receh, tapi berawal dari sini kami merencanakan apa yang ingin diraih di masa yang akan mendatang. Begitu juga dengan saya yang sedang memasang target untuk menjadikan ASUS Laptopku dan #2018GantiLaptopASUS.

"Pah, Mama ada rencana #2018GantiLaptopASUS deh," celetuk saya sambil menikmati nasi goreng pedas yang masih hangat.

"Good Choice. Mau ASUS tipe apa?" tanya suami singkat.

Kami Saat Percakapan Malam Itu | ©ayumiranti.com

Anyway, suami saya bisa dibilang seseorang yang tech savvy. Bekerja dibidang IT membuatnya menyukai berbagai macam teknologi terkini, begitu juga urusan pemilihan gadget hingga laptop. Saya sendiri kebalikannya 180 derajat, yang hanya tahu cara pakainya saja, tanpa mau tahu apa-apa saja yang ada di dalamnya. Bahkan, bisa dibilang semua gadget yang ada di rumah adalah pilihan suami, saya cuma ambil andil dalam pemilihan warna saja.

Pernyataan #2018GantiLaptopASUS tadi pastinya menjadi 'hal baru' dalam percakapan kami. Untuk pertama kalinya, saya sudah memutuskan untuk memilih laptop yang ingin dimiliki. Pantas saja suami jadi penasaran.

Penjelasan ingin menjadikan ASUS Laptopku ini harus sempurna, karena ngobrolin teknologi dengan ahlinya sebagai newbie akan sangat menantang. Untungnya, keinginan ini bukan cuma angin-anginan, tapi sungguh-sungguh karena sudah jatuh hati pada desain dan spesifikasinya. Sebagai seorang pekerja kreatif, laptop seakan menjadi 'teman' untuk menemani berkarya. Sejauh ini saya masih pakai laptop suami, karena laptop zaman kuliah dulu sudah tak mumpuni.

"ASUS Vivobook Flip TP410." jawab saya singkat.

"Really? Ceritain ke Papa kenapa harus ASUS Vivobook Flip TP410," suami cepat-cepat menghabiskan nasi gorengnya. Mengatur tempat duduk dengan posisi 'siap mendengarkan'.

Saya buru-buru membuka smartphone, menunjukkan video tampilan ASUS Vivobook Flip TP410, mengajak suami menelusuri setiap teknologi yang ditawarkan oleh laptop ini dalam 36 detik.

1. Slim, Stylish, Lightweight

Desain ASUS Vivobook Flip TP410 yang Tipis dan Ringan | ©asus.com

ASUS Vivobook Flip TP410 punya ketebalan 19,2mm dan berat keseluruhan 1,6kg. Desainnya yang tipis dan ringan membuatnya mudah dibawa ke mana saja. Dengan punya laptop ini, Mama nggak perlu keberatan lagi kalau mau bawa laptop keluar rumah. Meminimalisir bahu dan tangan yang pegal, karena masih ada tugas mengendong yang harus dijalani.

2. NanoEdge Display

Tampilan Visual dari Teknologi NanoEdge | ©asus.com

Laptop super kece ini datang dengan ukuran body sebesar 13 inci, namun memiliki display 14 inci. Hal ini tidak mustahil berkat bingkai 8mm NanoEdge yang sangat sempit. Berkat desain NanoEdge, laptop ini memiliki rasio layar ke tubuh 78,7% sehingga area tampilannya lebih besar untuk tampilan lebih mendalam. Pengalaman visual kini juga tak lagi sama, berkat tampilan Full HD yang dilengkapi teknologi wide-view 178 derajat.

3. Fingerprint Sensor

Teknologi Fingerprint Sensor dari ASUS Vivobook Flip TP410 | ©asus.com

ASUS Vivobook Flip TP410 dilengkapi dengan Fingerprint Sensor yang mendukung fitur Windows Hello yang biasanya ada di laptop kelas atas. Kalau ada Windows Hello, Mama bisa sign-in ke Windows 10 yang sudah terinstalasi di dalam laptop hanya dengan sentuhan jari. Sensor sentuh ini punya presisi tinggi dengan ditempatkan pada interval 6mm, sehingga memastikan sensitivitas yang lebih besar dari tampilan standar. Sentuhan yang kecil pun terdeteksi. Sekuritasnya tinggi banget, kan?

Windows 10 yang Sudah Terinstalasi di ASUS Vivobook Flip TP410 | ©asus.com

Dengan prosesor Core i5 generasi ke 7 dan memori 8GB, ASUS Vivobook Flip TP410 juga hemat energi banget. Mama yang sering kali lupa charge perangkat nggak perlu terlalu cemas. Apalagi, ada teknologi ASUS Battery Health yang membantu melindungi baterai. Begitu juga kalau mau menyimpan portofolio, album foto hingga file multimedia, ada penyimpanan HDD hingga 1TB yang bisa diandalkan. Mau di dalam rumah, lagi di kantor, lagi hangout, Mama bisa berkarya kalau pakai ini.

4. Bisa Jadi 4 Mode

Display 4 Mode dari ASUS Vivobook Flip TP410 | ©asus.com

Papa penasaran nggak kenapa namanya ASUS Vivobook Flip TP410? Karena laptop ini bisa didisplay menjadi 4 mode, yakni media stand, powerful laptop, responsive tablet dan share viewer. Nggak perlu ragu untuk mengubah bentuknya sesuai yang diinginkan, karena mesin logam dirancang 360 derajat presisi tanpa batas yang telah dites buka tutup hingga 20.000 siklus.

Mode Responsive Tablet dari ASUS Vivobook Flip TP410 | (c)asus.com

Mau dibuat mode apapun, kapan saja dan di mana saja, bisa lho! Ini nih yang bikin laptop ini menjadi pusat perhatian. Papa setuju nggak?

'Presentasi' selesai. Ngomongin spesifikasi gadget ternyata menarik juga. Ya namanya sudah jatuh cinta, setiap hari juga dikepoin lewat asus.com dan Instagram @asusid.

"I am blown away. Harganya berapa Ma, kalau mau #2018GantiLaptopAsus?" tanya suami penasaran.

"Kalau yang i5-7200U/8GB/1TB/Win 10, harganya Rp 9.099.000. i3-7100U/4GB/1TB/Win 10 harga Rp 7.099.000, i3-7100U/4GB/500GB/Win 10 harganya Rp 6.899.000." jawab saya otomatis, seperti sudah hafal di luar kepala.

Suami saya membuka smartphone-nya, terlihat sedang 'mencari sesuatu' entah apa. Saya sih berharapnya suami sedang buka official store ASUS terus akses M-Banking. Siapa tahu percakapan tengah malam ini bukan hanya sekadar rencana, tapi bisa terwujud segera. Keheningan suami berlanjut hingga 10 menit, lalu..

"Ma, kalau ASUS Vivobook Flip TP410UR mau nggak?" Tanya suami tiba-tiba.

"MAU DONG PAH" ini sengaja memang pakai caps lock nulisnya.

ASUS-Laptopku-lomba-blog-2

"Mama harus menang lomba blog ASUS Laptopku dari @uniekkas. Hadiah utamanya ada ASUS Vivobook Flip TP410UR. Nulis aja yang tadi diceritain ke Papa."

ASUS Laptopku | (c)asus.com

Dear Mba @uniekkas dan ASUS Indonesia, ini postingan saya tentang menjadikan ASUS Laptopku dan #2018GantiLaptopASUS. Berawal dari percakapan tengah malam yang ingin diwujudkan jadi nyata tanggal 14 September 2018 saat pengumuman nanti.

ASUS Laptopku Blogging Competition by uniekkaswarganti.com.