Saat mata terasa SEPET, PEGEL dan PERIH, reaksi pertama yang biasa dilakukan adalah kucek-kucek mata. Iya nggak sih? Padahal, mau dikucek hingga seribu purnama nggak bakalan mengubah apa-apa. Justru bakalan makin parah. Mata SEPET, PEGEL dan PERIH merupakan gejala mata kering akibat aktivitas yang dilakukan dalam keseharian. Jangan anggap sepele, karena mata nggak ada gantinya.

Apa Sih Penyebab Gejala Mata Kering seperti Mata SEPET, PEGEL dan PERIH?

Lewat kuis interaktif berikut ini, cari tahu dulu yuk apakah kamu salah satu orang yang berpotensi atau bahkan sudah pernah merasakan gejala mata kering. Penasaran dengan hasilnya?

Gimana hasil kuisnya, apakah kamu salah satu orang yang mengalami gejala mata kering? Kalau iya, jangan keburu sedih. Gejala mata kering masih bisa diatasi dengan perawatan yang tepat kok.

Saya ingin membagikan pengalaman Charis, suami saya yang bekerja sebagai IT Web Developer. Pekerjaan dia yang bikin saya jatuh cinta 3 tahun yang lalu itu menuntutnya untuk menghabiskan waktu hingga lebih dari 13 jam berada di depan laptop, komputer dan juga smartphone. Mostly, 8 jam untuk bekerja dan 5 jam untuk penggunaan gadget secara pribadi.

Charis, menghabiskan waktu 13 jam dalam sehari berada di depan laptop dan smartphone | (c) ayumiranti.com

Sebagai istri, saya sering banget cemas karena kebiasaan screen time yang dimilikinya. Tapi, memang sudah tuntutan pekerjaan dan passion. Nggak hanya di kantor, suami saya juga sering 'melepas lelah' dengan membaca e-book hingga e-novel. Sudah kerjaan tiap hari di kantor ngeliat 3 layar komputer, di rumah pun 'hiburannya' juga didapatkan dari gadget. Belum lagi paparan AC sepanjang hari di kantor, wajar kan kalau saya worried banget dengan kesehatan matanya?

Suami saya beberapa kali mengeluhkan mata SEPET, PEGEL dan PERIH. Biasanya sih bermula dari mata SEPET --> rasa gatal --> mata PEGEL --> kucek mata --> mata merah --> mata PERIH. Kalau sudah begini, mata jadi merah seharian dan nggak fokus untuk bekerja atau melakukan kegiatan lainnya.

Mata yang sedang SEPET, PEGEL dan PERIH juga bikin rasa percaya diri berkurang. Apalagi, kalau diliatin orang. Capek juga kan jawab pertanyaan 'itu mata-nya kenapa kok merah?' Kesehatan mata suami ini pun jadi concern buat saya. Penasaran banget dengan pengaruh screen time dengan gejala mata kering seperti SEPET, PEGEL dan PERIH.

Keluhan Mata SEPET, PEGEL, PERIH karena penggunaan gadget yang terlalu lama | (c) ayumiranti.com

Pengaruh Gadget Terhadap Gejala Mata Kering

The News Minute (TNM) pernah melakukan wawancara dengan Dr Kalpana Suresh. Beliau merupakan seorang ophthalmologist atau dokter medis yang khusus menangani perawatan mata dan penglihatan yang bekerja di Sri Ramachandra Medical College (SRMC), India. Dalam wawancara tersebut, ia menyebutkan jika menatap layar gadget terlalu lama yang sering disebut Computer Vision Syndrome atau Digital Eyestrain meliputi mata kering, mata lelah, iritasi dan mata merah.

Biasanya seseorang merasa baik-baik saja pada pagi hari. Lalu, tiba-tiba merasa mata SEPET, PEGEL dan PERIH pada sore atau malam hari. Hal ini bisa saja disebabkan oleh Computer Vision Syndrome. Nggak heran jika sebagian besar orang nggak menyadari hal ini, karena gejalanya yang dianggap sepele.

Dr Kalpana melanjutkan jika normalnya seseorang mengedipkan mata 15-20 kali setiap menit. Namun, ketika melihat layar gadget secara tidak langsung jumlah mata berkedip berangsur berkurang. Hal ini dikarenakan mata yang begitu fokus pada layar. Jumlah kedipan mata yang berkurang ini membuat cairan alami pada mata berkurang, sehingga menyebabkan mata kering dan iritasi.

Wah, ternyata kebiasaan di depan layar gadget selama berjam-jam memang bisa menyebabkan gejala mata kering. Apalagi, bagi suami saya yang pekerjaannya lebih berisiko lagi terkena mata SEPET, PEGEL dan PERIH. Untuk ikut menjaga mata orang-orang tercinta di sekitar kita, perlu banget nih melakukan langkah pencegahan dan perawatan mata biar nggak kering. Dr. Kaplana juga memberikan saran yang perlu dilakukan untuk mengurangi gejala mata kering yang disebabkan oleh gadget.

Cara Mencegah Gejala Mata Kering, Gimana Sih?

Treatment yang bisa dilakukan untuk mencegah gejala mata kering menurut American Optometric Association | (c) aoa.org
  1. Ikuti aturan 20-20-20 untuk mencegah gejala mata kering. Jadi, disarankan untuk beristirahat dari menatap gadget setiap 20 menit. Biasakan untuk melihat jauh sesuatu yang berjarak 20 kaki. Treatment ini bakalan membantu mata menjadi lebih rileks.

  2. Pastikan monitor berada tepat pada pandangan mata atau di bawahnya. Jika monitor/gadget berada di atas pandangan mata, maka akan membuat mata terasa lebih lelah dan meningkatkan rasa kering pada mata.

  3. Minimal konsumsi 2 liter air dan buah dalam jumlah yang banyak. Buah-buahan berwarna kaya akan carotenoids yang merupakan antioksidan dan vitamin A yang baik untuk mata.

  4. Hindari paparan AC secara langsung terutama pada bagian wajah yang bisa meningkatkan risiko mata kering.

  5. Usahakan untuk tidak melihat layar gadget satu jam sebelum tidur, agar mata bisa beristirahat.

Dr. Matthew Gardiner, seorang ophthalmologist dari Harvard yang berafiliasi dengan Massachusetts Eye and Ear Infirmary mengatakan jika mata kering bisa diatasi dengan perawatan yang mudah. Ia mengatakan jika penggunaan artificial tears atau air mata buatan bisa jadi solusi mata kering.

Insto Dry Eyes ©instodryeyeducation

Nah, ternyata air mata buatan ini bisa didapatkan pada obat tetes mata. Saya sendiri sudah menerapkan tips ini pada suami yang rentan banget kena mata kering karena kebiasaannya menatap gadget. Tiap hari sih saya selalu pastiin suami membawa Insto Dry Eyes ke mana pun pergi. Nggak boleh banget ketinggalan deh, soalnya bisa jadi pertolongan pertama pada mata SEPET, PEGEL dan PERIH.

Insto Dry Eyes (c) ayumiranti.com

Kenapa saya pilih Insto Dry Eyes juga panjang banget sejarahnya. Sejak kecil, saya terbiasa melihat Papa yang punya indikasi mata kering. Soalnya, Papa hobi banget membaca koran dan buku tebal berjam-jam. Nggak heran kalau tiba-tiba matanya terasa SEPET, PEGEL atau PERIH. Kalau udah gitu, Insto Dry Eyes selalu jadi andalannya.

Waktunya move on dari gejala mata kering bareng Insto Dry Eyes | (c) ayumiranti.com

Setelah punya keluarga sendiri, saya nggak mau coba-coba sih. Insto Dry Eyes langsung jadi pilihan karena bisa menjadi solusi mata kering keluarga. Kalau lihat keterangan dalam box, Insto Dry Eyes ini mengandung zat aktif Hidroxyprophylmethyl Selulose dan Benzalkonium Chloride. Nah, kedua bahan aktif ini bermanfaat untuk membantu mengatasi gejala kekeringan pada mata dengan memberikan efek pelumas seperti air mata. Jadi, fungsinya sebagai air mata buatan gitu deh.

Penggunaan Insto Dry Eyes 1-2 tetes saat mata SEPET, PEGEL, PERIH | (c) ayumiranti.com

Sesuai keterangan dalam box, Insto Dry Eyes bisa digunakan 1-2 tetes 3 kali sehari jika diperlukan. Kalau suami saya biasanya hanya memakainya jika mata sudah terasa SEPET, PEGEL atau PERIH saja. Insto Dry Eyes ini gampang banget ditemukan di toko retail, supermarker dan minimarket terdekat. Harganya juga cukup terjangkau. Saya biasa membeli Insto Dry Eyes kemasan 7,5 ml dengan harga sekitar Rp. 15. 277 saja.

Kata pepatah, mata itu jendela dunia. Harus banget dijaga dan dirawat kesehatannya. Jangan sepelekan gejala mata kering. Insto Dry Eyes bisa jadi pertolongan pertama saat mengalami Mata SEPET, Mata PEGEL dan Mata PERIH akibat gejala mata kering. Bawa selalu ke mana pun berada yuk. Bye Mata Kering!