Saya sudah menduga, menulis weekly journal itu tidak mudah. Konsistensi punya harga tinggi, alhasil loncat sampai 1 bulan. Menghilang sebentar setelah proses persalinan. Sekarang saya kembali lagi, membawa percakapan-percakapan yang ada di kepala.

Rutinitas yang berulang setiap hari, sekarang menjadi musuh yang saya hadapi selama cuti melahirkan. Nggak kerasa, udah sebulan aja. Ditambah penyesuaian diri Arthur pas saya di rumah, penyesuaian dia yang baru punya adik dan saya yang menyesuaikan diri dengan dua anak dibawah 3 tahun. Rasanya seperti naik roller coaster beda jalur setiap hari. Kadang track naiknya kebangetan tinggi, begitu pun dengan turunnya.

Mungkin terdengar aneh, tapi pada fase ini saya merasa sedang 'mencari kembali' jati diri. Mengorek apa yang ada dalam diri dalam-dalam. Lalu bertanya, APA RENCANAMU SELANJUTNYA?

Berjam-jam bertanya, saya nggak punya jawaban apapun.

Rencana-rencana yang sudah dijadwalkan sebelumya mendadak hilang. Teralihkan dengan penemuan dan kondisi baru yang terjadi sebulan ini. Rencana saya harus berubah lagi, begitu pun prioritas keluarga.

Sambil menulis postingan ini, saya sekaligus memberanikan diri untuk menempuh hal-hal baru di depan mata. Ternyata begini rasanya keluar dari zona nyaman.